Sajak malam-malam

Aku bertanya pada diri sendiri,
Kenapa masih terjaga di jam satu pagi?
Kata hati, pikiran ini sedang terisi,
Sesosok lelaki gagah berani.

Menatap aku ke luar jendela
Rembulan membentuk satu lingkaran penuh
Lihatkah dia bulan indah ini dari kamarnya?
Mengapakah aku begitu peduli?

Aku ingat cara dia tertawa
Ha! Aku bahkan ingat cara dia memberiku pelukan
Lalu aku ingat saat dia bercanda sambil melihat mata
Dan aku semakin ingat bahwa dia membuatku kembali mencinta
saat aku fikir cinta sebenarnya sudah mati lama.


you

I wish you all the best…not.

Never.


hilang

Ada suara senandung tipis kudengar malam ini, suara nyanyian lagu lama..aku hafal lirik, hafal juga iramanya..dulu kita suka nyanyikan berdua saat jari masih saling mengait, lalu sekarang suaranya sayup-sayup menjauh, nyaris tak terdengar ketukan-ketukan melodinya..akupun menatap kosong malam yang semakin gelap semakin sepi.


menembus sepi

Siapa tahu? Aku memendam pilu di tengah rindu. Aku memandang jalan panjang di depanku dan tak tahu kemana harus berjalan atau berbelok. Dimana harusnya aku berhenti dan mematikan rasa. Karena tiap langkahku maju, satu cahaya mati di belakangku. Angin bertiup lebih kencang dan memaksaku menembus sepi.


Hey!

Hey kamu! Seharusnya kau lihat, tiga bulan sudah berlalu dan tapak kakiku masih saja berputar-putar di sekitarmu. Tiga bulan lalu aku menangis tanpa arah saat sadar aku hanya main-mainan untuk mengisi keegoanmu yang tak terkalahkah bahkan oleh ketakutanmu akan Tuhan! Lalu aku berusaha mengangkat wajah dan berjalan merangkak dengan sepasang kaki ini, keluar dari hidupmu! Sudah semakin jauh, hanya saja aku masih sering terjatuh, tersandung gambarmu, tersandung kata-katamu dan pecahan rinduku yang  tiap detik melingkarkan tangan mautnya ke leherku, mencekikku dengan sepi. Aku masih menanti detik-detik di mana kamu akan berhadapan dengan karma, muka dengan muka. Kita lihat siapa yang gentar?!


terlalu marah!

  • marah setengah mati tidak baik adanya, marah jangan dibawa mati.
  • aku menjerit geram di bawah rembulan, kalau boleh aku menjadi serigala akan kugores habis hatimu dengan tajam kuku dan taringku supaya membekas dalam, bahwasannya harus kau bayar apa yang telah kau lakukan!
  • tiap kali aku mengucap namamu di dalam doa, seluruh surga bergetar, nyaris gentar mereka mendengar nyaringnya suaraku memohon pada Tuhan supaya hatiku mengampunimu.
  • memang sudah seharusnya mengampunimu itu susah, karena aku harus memungut satu-satu dulu serpihan hatiku sebelum memberimu maaf.
  • kamu sedang melihatku menggeliat, berjuang untuk lepas dari ikatan kata maaf yang sudah pernah kuberikan padamu. Karena ternyata, menjalankannya membuatku menusuk-nusuk diriku sendiri dengan tulang-tulangku yang rapuh karenamu.
  • baru saja sadar aku akan keberadaan cintamu yang bersemayam teguh di tiap ruang kosong hatiku, belum mau berpindah, kau terlalu suka menetap disana dan membunuhku.

marah

Semua apa yang kau buat, semua itu tidak ada yang bisa dibanggakan!
Semua apa yang kau akarkan di hatiku, semua sekarang jadi ruang kosong setelah akar tercabut!
Semua apa yang kau bisikkan, lalu kecupkan, sentuhkan dan janjikan, semua sampah saja yang tidak ada guna!
Belum pernah aku semarah ini sampai-sampai namamu selalu kuucap dalam doa, hanya supaya aku dapat mengampuni!


  • Coba kau lihat kitab suci yg selalu jadi tujuan hidupmu, ia merasa sia-sia mengajarkan kata setia ketika untukmu, setia itu tak bermakna.
  • Aku sedang membentangkan jalan selebar-lebarnya untukmu merindukanku.
  • Pergi saja kalau kamu mau, tetapi di bawah matahari, langit, dan bulan yang sama, tidak akan ada lagi yg seperti aku.
  • Jangan takut, cahaya dari hatiku ini mampu memenuhi ruangan-ruangan kosong di hatimu.
  • Hey! Kamu! Bagaimana khabar? Sudah bertemu karma? ;)
  • Kenapa meragu? Aku bilang kan, cuma ada satu kamu, tidak akan ada yang lain.
  • Tidak susah sebenarnya untuk mencari aku,aku ini adalah tiap pancaran sinar matahari pagi,&perwakilan tiap warna pelangi di langitmu.
  • Terserahkan saja pada doa yg terpanjat, karena selalu kusebutkan namamu di setiap ayat.
  • Tenang saja, justru semua kekuranganmu adalah bentuk paling kuat dari keindahanmu. :)
  • Kesetiaan begitu rawan dan rapuh, sampai terdengar tulangmu mengaduh, aku hanya kini memandangmu dari jauh.
  • Kalau saat ini kau bahagia, nikmatilah, sehingga saatnya dtg hatimu remuk, tiap tetes air matamu akan menyenandungkan namaku.
  • Jangan terus-terusan bertanya ‘siapa’ kalau kamu sebenarnya tahu kalau jawabannya akan selalu aku!
  • Kenapa harus jauh kamu berlari? Aku ini selalu berdiri dekat dan mampu melihatmu tembus nurani.
  • Sebenarnya apa yg diikat oleh cincin bukan jari, tetapi hati

  • Malaikat saja menangis saat kita berpisah, jadi tidak mungkin aku bisa tertawa.
  • Aku menyapamu dalam doa, sambil berharap surga berbaik hati untuk menyampaikan maksudku yg hanya satu: rindu.
  • I can write you a thousand words, but it won’t mean a thing if you closed your eyes.
  • I sing it in my prayer, every words I wanna say to you, and may the angels wishper it in your sleep.
  • Let me kiss your tears away, hold your hands n face our fears.
  • Let’s pretend that you don’t read this, you don’t even have to, you finished my sentences all the time anyway :)
  • Love will tell me where north, south, east or west is, so it will definitely tell me where you are.
  • Thinking about words to say to you, I don’t want them to come out wrong when they reached your ears.
  • You don’t #remember me, remember is too shallow, I live in you, and I will stay there forever.
  • Don’t ever tell me to #remember , coz forgetting you, I don’t even wanna try.
  • Heart is not a gadget, I could never upgrade it for a newer version.
  • You are still the beauty that caught my eyes, for 1461 days, never will I stop counting.
  • And if you fade away like rainbow in that perfect sky, let me cry underneath it, looking for you at the end of the line.
    Continue reading

    sudah tak bisa lagikah kau dengar saat aku bicara padamu dalam hati?
    sebegitu terpisahnyakah kesatuan kita yang dulu seperti gabungan tiap molekul yang menyatu menjadi atom?
    ledakan-ledakan dahsyat hanya kita yang bisa berikan, sampai dunia iri dan  tercengang?
    hilangkah itu sekarang?
    hilang sudahkah aku sampai pecahanku tak terhitung lagi jumlahnya?
    aku hilang tak terlihat olehmu karena sekarang aku hanya hamburan potongan-potongan cerita kecil di sekitarmu
    diantara kakimu, lalu terinjak oleh kisah barumu
    diantara tanganmu, yang sekarang merajut benang baru


    senandung rindu kubawa dalam doa,
    yang adalah satu-satunya tempat untuk berutara rasa dan air mata
    saat kau tak lagi ada.


    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.